Pages

Labels

Powered by Blogger.

Labels

Monday, September 16, 2013

Diet vs Puasa



    


          Saya bukanlah seorang professor atau seorang yang sangat paham tentang kesehatan. Tapi saya seorang yang berusaha untuk menganalisis sesuatu yang saya anggap penting bagi diri saya pribadi maupun orang lain. Akhir akhir ini tengah booming sebuah metode program diet kontroversial yang dipopulerkan oleh seorang mentalist ternama dan sekaligus presenter Deddy Corbuzier. Saya bukannya tidak suka dengan program diet tersebut tapi saya hanya mencoba mengkritisi dan tidak bermaksud untuk menyudutkan konsep diet tersebut. Para pakar gizi dan nutrisi IPB Bogor mengatakan bahwan program OCD hanya cocok diterapkan untuk orang gemuk saja dan sangat tidak cocok untuk diterapkan bagi orang kurus. Orang yang memiliki kelebihan tubuh maka dalam jumlah tertentu lemak memang harus dipangkas. Sedangkan untuk orang yang kurus cendrung memiliki sedikit lemak, bahkan kurang dari yang dibutuhkan. Jika lemak itu dipangkas, bisa-bisa malah akan mengakibatkan gangguan kesehatan. Saya bukanlah orang yang sangat fanatik terhadap agama islam atau saya ingin mendiskriminasi agama lain atau ajaran dan kepercayaan lain. Saya justru terlahir kedunia ini dengan kebodohan yang begitu mendalam. Dari situlah saya berusaha belajar dari hari ke hari untuk mengetahui fenomena-fenomena alam sekitar yang belum saya ketahui. 
 
            Didalam Islam, puasa merupakan rukun islam yang keempat dan merupakan salah satu ajaran yang diabadikan didalam kitab suci Al Quran tepatnya di surah Al Baqarah ayat 183. Bunyi ayat tersebut sudah sangat familiar apalagi ketika bulan suci Ramadhan tiba. Bagi yang belum tahu silahkan buka saja Al quran dan kalau tidak punya silahkan browse saja di google. . .wkwkwkw. Jika di agama atau kepercayaan lain saya tidak tahu dalilnya dari ayat yang keberapa karena saya bukanlah penganut banyak agama.
Saya hanya akan memberikan terjemahan dalam bahasa Indonesianya saja yaitu : “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa”


          Ayat diatas tidak menyebutkan makanan apa saja yang dilarang ketika berpuasa. Ayat tersebut juga tidak menyebutkan criteria umur berapa saja yang baik untuk menunaikan ibadah puasa. Liat saja ketika ayat tersebut dimulai dengan menyeru, “Hai orang-orang yang beriman”. Ayat tersebut tidak menyebutkan, “Hai orang-orang arab, Hai orang-orang islam, Hai orang-orang pintar, Hai orang-orang bujangan (belum menikah), Hai para manusia manula, Hai orang-orang gemuk, Hai para remaja dan lain”. Ini mendeskripsikan bahwa puasa sifatnya universal tanpa memperdulikan dia berada diumur berapa, bangsanya apa, sukunya apa, sudah menikah atau belum dan lain-lain. Banding dengan diet yang hanya cendrung cocok hanya untuk orang yang memiliki masa tubuh yang berlebihan (kegemukan)

          Mari kita liat ayat tersebut ditutup dengan bunyi “agar kamu bertaqwa”. Ini menggambarkan bahwa ayat tersebut meninggalkan pesan bahwa puasa itu akan mengakibatkan seseorang itu menjadi taqwa. Taqwa itu memiliki dimensi makna yang begitu luas. Taqwa itu bisa berarti perubahan karakter, sikap, pola pikir, mental, fisik, maupun spiritualnya. Berbeda dengan diet yang hanya berfungsi untuk menurunkan berat badan dan mengatur pola makan saja namun setelah program dietnya selesai apa boleh dia berbuat dosa? Siapa yang melarang. 

          Saya dan Anda pun akan setuju bahwa orang-orang hebat seperti Einstein, Thomas Alva Edison, Ir. Soekarno, Obama dan lain-lain itu kan punya otak yang cerdas tapi saya dan Anda akan lebih setuju lagi bahwa tentu akan lebih cerdas lagi yang menciptakan otak mereka yang super cerdas tersebut yakni tuhan. Puasa itu kan konsep dari kitab suci yang turun dari tuhan dan itu sungguh MUSTAHIL 101 % ada efek sampingnya. Puasa sudah didisain secara khusus untuk cocok kepada semua bangsa, suku, umur, ras, dan jenis kelamin.



          Saya akan berikan beberapa alasan mengapa puasa lebih baik dari pada diet :
1. Jika Anda sedang berpuasa apakah Anda boleh mencuri? Dalam hal ini puasa Anda tidak bernilai ibadah karena Anda sudah merusaknya dengan melakukan tindak kriminal. Tapi jika Anda sedang diet apakah Anda boleh mencuri? Siapa yang melarang Anda tidak boleh mencuri karena yang namanya diet kan menahan asupan makan bukan menahan diri dari tindak pencurian. Ingat saya tidak mengajarkan Anda untuk mencuri sekarang juga. Kwkwkwkwk
2. Jika Anda sedang berpuasa apakah Anda boleh berzina? Dalam hal ini juga puasa Anda tidak bernilai ibadah karena Islam tidak membenarkan seseorang melakukan hubungan seksual di siang hari walaupun yang melakukannya adalah pasangan suami istri yang sah. Tapi jika Anda sedang diet apakah Anda boleh melakukan zina? Siapa yang melarang Anda melakukan zina lantaran diet merupakan metode penurunan berat badan dengan menahan asupan makanan saja . 

          Dari sini sudah terlihat bahwa diet masih memiliki banyak kekurangan dari berbagai macam sisi dimensi kemanusiaan. Tapi bagi yang ingin melakukannya silahkan saja kerena dampak positifnya juga banyak untuk menunjang kesehatan tubuh kita. Karena pada teorinya diet hanya menahan asupan makan saja artinya yang dilatih hanyalah fisiknya saja tapi tidak untuk rohani dan spiritualnya. Akan nampak berbeda dengan teori puasa bahwa yang dilatih tidak hanya jasmani tapi juga rohani dan spiritual. Jika diet saja baik buat kesehatan mengapa tidak menerapkan suatu konsep yang lebih baik dari pada diet?
“Jika konsep manuasia itu hebat untuk sesama manusia pasti konsep tuhan pasti akan lebih SPEKTAKULER bagi ciptaannya” setuju?
 

Blogger news

Blogroll

About